Sejarah BPR

PT BPR Cianjur Jabar dengan call name BPR Cianjur merupakan BPR yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. dengan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT BPR Cianjur Jabar Nomor 11 tanggal 8 Desember 2014 sebagaimana telah diubah dengan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham PT BPR Cianjur Jabar Nomor 11 tanggal 29 Juli 2015 dibuat oleh H. U. Burdah Atori, SH, M.Kn, Notaris di Kabupaten Cianjur dan mendapatkan pengesahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor AHU-39301.40.10.2014 tanggal 12 Desember 2014 dengan bidang usaha jasa perbankan yang berkantor pusat di Jalan Cilaku No. 5 Warungkondang – Cianjur dan sebagaimana telah diubah dengan akta terakhir Nomor 69 tanggal 25 April 2016 dibuat di hadapan Notaris Hj. Lilis Supartini, SH, M.Kn, Notaris di Sukabumi dan telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-AH.01.03-0043360 tanggal 26 April 2016.

 

Awal berdirinya PT BPR Cianjur Jabar bermula dari nama Lembaga Perkreditan Kecamatan Warungkondang yang didirikan pada tanggal 27 April 1981 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Cianjur Nomor 50/HK/021.1/Pe.002.2/1981, kemudian mengalami perubahan status dari Lembaga Keuangan Non Bank menjadi Bank Perkreditan Rakyat dengan izin usaha Menteri Keuangan RI Nomor Kep-474/KM.17/1998 tanggal 31 Juli 1998 dan izin operasional Bank Indonesia Nomor 31/422/UBPR/ADR/Bd tanggal 7 September 1998 dengan tujuan mendorong perekonomian daerah dan diharapkan juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

 

Pada tanggal 21 Desember 2011, PD BPR LPK Warungkondang melaksanakan penggabungan usaha (merger) dengan PD BPR LPK Cidaun, PD BPR LPK Sindangbarang, PD BPR LPK Sukanagara,     PD BPR LPK Pacet, PD BPR LPK Cibeber, PD BPR LPK Kadupandak, PD BPR LPK Ciranjang dan PD BPR LPK Cikalongkulon, sesuai dengan izin merger dari Bank Indonesia Nomor 13/6/KEP.DpG/2011 tanggal 22 September 2011.

 

Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2006 tentang PD BPR dan PD PK dan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PD BPR Hasil Merger di Kabupaten Garut, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Tasikmalaya Menjadi Perseroan Terbatas, PT BPR Cianjur Jabar melaksanakan perubahan nama dan bentuk badan hukum dari PD BPR LPK Warungkondang menjadi PT BPR Cianjur Jabar sesuai dengan Surat Keputusan Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Nomor 23/KR.2/2015 tentang Pengalihan Izin Usaha atas Perubahan Bentuk Badan Hukum dari PD BPR LPK Warungkondang kepada PT BPR Cianjur Jabar dan Surat Keputusan Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Nomor 24/KR.2/2015 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas Nama PD BPR LPK Warungkondang Menjadi Izin Usaha atas Nama PT BPR Cianjur Jabar sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kualitas pengelolaan perusahaan. Berdasarkan izin tersebut di atas, terhitung mulai tanggal 5 Juni 2015, PD BPR LPK Warungkondang resmi menggunakan nama dan bentuk badan hukum baru dengan nama PT BPR Cianjur Jabar.