Deposito Berjangka

Anda yang berniat menyisihkan sebagian tabungan untuk berinvestasi, maka Deposito Berjangka dapat menjadi salah satu pilihan Anda. Uang Anda akan bekerja dengan sendirinya. Dengan pilihan jangka waktu dan bunga yang kompetitif. Anda dapat menentukan pengelolaan dana sendiri, dan dana yang Anda investasikan pasti aman, karena dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan hingga 2 Milyar Rupiah.

Keuntungan

  • Suku bunga yang memuaskan di atas bank umum lainnya
  • Dapat memilih jangka waktu jatuh tempo : 1, 3, 6 atau 12 Bulan.
  • ARO (Automatic Roll Over) : Perpanjangan nominal deposito secara otomatis.
  • Suku bunga yang kompetitif.
  • Bisa digunakan sebagai jaminan kredit.
  • Dijamin LPS hingga 2 Milyar rupiah.

Ketentuan Umum

  • Diperuntukan bagi nasabah perorangan (WNI/WNA) dan untuk non perorangan (Badan Usaha/Badan Hukum) dalam bentuk mata uang rupiah (IDR)
  • Minimum penempatan deposito berjangka Rp. 1.000.000

Suku Bunga

Rate

Suku Bunga

1 Bulan

6,00%

3 Bulan

6,25%

6 Bulan

6,50%

12 Bulan

6,50%

LPS Rate

6,75%

Penting:
Untuk menjaga keamanan & kenyamanan transaksi perbankan Anda, perlu diketahui hal-hal sebagai berikut:

  • Adanya perubahan suku bunga dan fluktuasi nilai kurs (Khusus Deposito) sesuai dengan kondisi pasar
  • Pastikan Anda menyimpan bilyet deposito di tempat yang aman agar tidak hilang dan mengakibatkan pencairan deposito menjadi tertunda
  • Dikenakan pajak ketika akumulasi simpanan (deposito+tabungan) lebih dari Rp. 7.500.000

Cara Pembayaran Bunga

  • Tunai/cash
  • Pemindahbukuan ke rekening bank bjb
  • Transfer ke rekening bank lain
  • Pencairan sebelum jatuh tempo, tidak dikenakan penalti sebesar bunga berjalan.

Syarat dan Ketentuan

  • Mengisi Formulir Pembukaan Rekening
  • Nasabah Perorangan dan Non Perorangan
  • Melampirkan Kartu Identitas
    • Warga Negara Indonesia : Kartu Tanda Penduduk/KTP.
    • Warga Negara Asing : Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS)/Kartu ijin Tetap (KITAP)/Kartu Ijin sesuai dengan ketentuan Imigrasi.
  • Perusahaan :
    • KTP/SIM/Paspor pejabat yang berwenang.
    • SIUP, NPWP, AKTE Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang terakhir